Tagged: human rights

Mahasiswa Papua desak PBB turun tangan di kasus Nduga

Aksi Front persatuan rakyat dan mahasiswa anti militerisme – Jubi/Ist.

Jayapura, – Massa yang berasal dari Mahasiswa Anti Militerisme dan warga Papua yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat (FPR) Papua mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk turun tangan menuntaskan kasus di Nduga Papua.

Tuntutan ini disampaikan FPR dan Mahasiswa di depan Monas dan depan kantor Komnas HAM RI. Koordinator aksi, Ambrosius Mulait mengatakan, kondisi di Nduga saat ini sudah sangat memperihatinkan. Sehingga perlu langkah nyata untuk menuntaskan berbagai kasus kekerasan dan pelanggaran HAM di Nduga. 

Baca lebih lanjut

Iklan

Polisi Gerebek dan Bongkar Papan Nama Kantor Biro Politik ULMWP di Sentani, serta Menangkap 10 Orang Penghuni

Polisi Gerebek dan Bongkar Papan Nama Kantor Biro Politik ULMWP, serta Menangkap 10 Orang Penghuni

Depan halaman kantor Biro Politik ULMWP, personil gabungan bersama Polisi sedang menginterogasi penghuni dan warga di sekitar kantor, sambil melakukan pendataan. Foto: (Bazoka Logo/ULMWP).

Jayapura, — Kepolisian dari Resor Jayapura (Polres Doyo), satuan Polisi pamong praja (satpol PP), satuan Intelijen dan di back up oleh militer Indonesia (TNI) lengkap dengan mengenakan atribut dan membawa peralatan perang berupa senjata api mendatangi kantor Biro Politik United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), membongkar Papan Nama Kantor dan melakukan penggerebekan pada Selasa, (15/01/2019) di Sentani, Jayapura, Papua. Personil gabungan ini mendatangi kantor pada pagi hari (15/1), sekitar pukul 5:57 WP.
Baca lebih lanjut

In Nduga, 407 Souls Evacuated to 3 Districts due to sweeping by the Indonesian military

407 Jiwa Mengungsi di 3 Distrik, Akibat Penyisiran Militer indonesia

Civil society is taking refuge in the forest.

Wamena, In accordance with the information from the head of the Negeyagin district that the number of refugees from 9 districts of Nduga district to Negeyagin, Wutpaga, and Kwiyawagi districts from December 4-15 December 2018 was 407 people; They gathered in the three districts mentioned above.
 
Following are the names of Districts who fled to 3 districts due to sweeping by the Indonesian military :

Baca lebih lanjut