Tagged: Australia

Dikritisi Australia terkait bantuan di Pasifik, Tiongkok tidak tinggal diam

 Sebelumnya Senato Concetta Fierravanti-Wells mengatakan dirinya khawatir dengan pendekatan Tiongkok di Pasifik – ABC/AAP Lukas Coch.

Canberra,  — Tiongkok memrotes kritik seorang menteri Australia yang menuduh program bantuan Tiongkok untuk negara-negara kepulauan Pasifik menciptakan “gajah putih” (sesuatu yang spektakuler dan bergengsi, namun lebih banyak membawa kesulitan daripada keuntungan–pent) yang mengancam stabilitas ekonomi negara-negara itu tanpa membawakan keuntungan. Baca lebih lanjut

Iklan

Forum Kepulauan Pasifik Didesak Bahas Masalah HAM di Papua

westpapuajournoscandelight715

Jayapura, Jubi /MP– Asosiasi Papua Barat Australia (AWPA) menyerukan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik untuk mengatasi apa yang disebut sebagai situasi HAM yang memburuk di provinsi Papua.

Seruan ini disampaikan kepada para pemimpin negara anggota Forum Kepulauan Pasifik yang akan menghadiri Pacific Islands Forum Summit ke 46 di Papua New Guinea pada bulan September tahun ini.

AWPA mengatakan pasukan keamanan Indonesia menggunakan kekuatan yang berlebihan dan sering mematikan terhadap para demonstran damai di Papua Barat di banyak kesempatan pada tahun 2014 yang mengakibatkan setidaknya empat kematian.
“Kami mendesak para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik untuk membahas situasi HAM di Papua Barat dan meminta persetujuan Indonesia menerima misi pencarian fakta untuk Papua Barat,” kata Joe Collins, ketua Asosiasi Papua Barat Australia, Selasa (28/7/2015)

AWPA juga menyerukan pembebasan semua tahanan politik Papua Barat dan pemberian status observer kepada perwakilan rakyat Melanesia di Papua Barat. (tabloidjubi.com/MP)

Jelang 1 Desember, AWPA Tulis Surat Terbuka Kepada Menlu Australia

Menlu Australia, Julie Bishop (Dok. www.suarapapua.com)

Menlu Australia, Julie Bishop (Dok. http://www.suarapapua.com)

 

AUSTRALIA,  — Australia West Papua Association (AWPA) menulis surat terbuka kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia, Julia Bishop, tentang kekhawatiran kemungkinan tindakan kekerasan dalam perayaan 1 Desember di tanah Papua.

Koordinator AWPA, Joe Collins, dalam siaran persnya mengatakan, setiap tahun orang Papua Barat merayakan 1 Desember dengan pertaruhkan nyawa dan hukuman penjara, karena mengibarkan bendera bintang kejora.

“Kami khawitir pertemuan yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat sipil, dan Komite Nasional Papua Barat akan dihadapkan dengan tindakan kekerasan dari aparat keamanan.”

“Kami meminta Menlu Australia dapat memperhatikan ini, agar rakyat Papua dapat merayakan hari kemerdekaan mereka dengan damai,” kata Collins

 

Dalam berbagai media massa, menurut Collins, Kapolda Papua telah menyatakan bahwa akan menindak tegas siapa saja orang Papua yang mengibarkan bendera bintang kejora, dan bisa dikenakan pasal makar atau penghianatan terhadap Negara.
Sebelumnya, pada hari Rabu 19 November, pasukan keamanan membubarkan aksi unjuk rasa damai yang digelar KNPB untuk merayakan ulang tahun mereka yang ke-6, dan salah satu demonstran ditembak di kaki, dan 22 aktivis ditangkap.
“AWPA menyerukan Menteri Luar Negeri untuk meminta Pemerintah Indonesia mengijinkan semua aksi unjuk rasa yang akan berlangsung damai pada 1 Desember. Aparat keamana diminta tidak campur tangan.

 

“Ini menghindari pertumpahan darah dan mengulangi aksi penangkapan yang terjadi pada 19 November  lalu, dan mengijinkan aksi damai di seluruh tanah Papua tahun ini,” kata Collins.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah Vanuatu telah menyatakan tanggal 1 Desember tahun ini sebagai hari libur nasional, dengan tujuan mendukung kemerdekaan rakyat Papua Barat.

Oleh :OKTOVIANUS POGAU

Sumber : http://www.suarapapua.com