Category: HIV/AIDS

Sebulan, Pendidap HIV/AIDS di Dogiyai Tercatat 40 orang Positif

Foto data hasil Laboratorium VTC Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai Khususnya Puskemas Pratama Moanemani, sejak tanggal 5 November 2014 hingga 20 November 2014. Foto: (Dok. majalahselangkah.com)

Foto data hasil Laboratorium VTC Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai Khususnya Puskemas Pratama Moanemani, sejak tanggal 5 November 2014 hingga 20 November 2014. Foto: (Dok. majalahselangkah.com)

 

Dogiyai,  — Sejak dibukanya Laboratorium Voluntary Counseling Test (VCT) tanggal 5 November 2014 hingga 20 November 2014, Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai, Khususnya Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskems) Pratama Moanemani menunjukkan data pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Dogiyai berjumlah 40 orang positif dari 184 orang yang diperiksa.

Dari tanggal 5 november 2014 hingga 20 November 2014, sejak dibukanya laboratorium VCT itu, 184 orang yang diperiksa status penderita HIV/AIDS, dan ternyata telah menunjukkan bahwa positif mengidap HIV/AIDS berjumlah 40 orang, sisanya negatif berjumlah 144 orang, jelas kepala Puskesmas Pratama Moanemani, Drg.Hermawan Sutrisno, Kamis (20/11), di ruang kerjanya,

Ia menjelaskan, dari data pengidap HIV/AIDS ini, tercatat putra 100% putra daerah dan pada tingkat usia produktif.

Hermawan mengingatkan, cara sederhana menghindari penularan virus HIV/AIDS dalam diri seseorang, di antaranya jangan berhubungan seks bila belum menikah.

“Jangan melakukan ganti-ganti pasangan terutama terhadap kelompok risiko tinggi maupun orang yang belum dikenal, hal ini sangat berbahaya,” katanya mengingatkan. (Media Papua).

 

Sumber : http://majalahselangkah.com

Iklan

SEBANYAK 2,3 PERSEN PENDUDUK PAPUA HIDUP DENGAN HIV/AIDS

dr. I Gede Made (Jubi/Mawel)

dr. I Gede Made (Doc tabloidjubi.com/Mawel)

Jayapura,17/9   – Penangungjawab Voluntary Counseling and Testing (VTC) Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, Provinsi Papua, dr. I Gede Made Darmaya Sp. PD,  mengatakan 2,3 persen populasi di Papua hidup dengan HIV/AIDS.

“Coba pastikan lagi ke Dinas Kesehatan. Jangan sampai mereka berpendapat lain,”tutur dokter yang bertugas di Papua sejak awal tahun 1990 an ini kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (17/9).

Data ini, menurut Made, dirilis sesuai hasil Survei Terpadu Biologi Perilaku (STBP) 2013.

Sebelumnya, tiga bulan lalu, Wakil Walikota Jayapura, Nuralam, Ketua Komisi Penanggalang AIDS (KPA) kota Jayapura menyatakan, kini 2,3 persen penduduk Kota Jayapura terinfeksi HIV/AIDS.

“Itu sesuai data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Jumlah itu sejak 2013 lalu hingga April tahun ini ada 1.000 kasus yang ditemukan. HIV/AIDS di Kota Jayapura mengalami peningkatan, tapi saya kurang tahu pasti berapa peningkatannya,” kata Nuralam di Jayapura, Kamis (26/6).

Menurutnya, pasien HIV/AIDS rata-rata usia di bawah 20 tahun. Kondisi ini kata Nuralam, sangat mengkhawatirkan. “Bahkan, ada satu pasien umurnya 11 tahun. Juga ada pasien usia 14 tahun yang datang berkonsultasi di pusat kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Dikatakan Nuralam, pada 2013 lalu usia produktif yang temukan di Kota Jayapura presentasinya 75 persen yakni usia 18 sampai 49 tahun, dan penyebabnya 99 persen karena seks bebas.

“Yang jelas, mayoritas itu di bawah 20 tahun. Upaya yang dilakukan, untuk memerangai HIV/AIDS di Kota Jayapura yakni melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan Organisai Masyarakat,” katanya. (Jubi/Mawel)

 

Sumber : http://tabloidjubi.com