PANSER vs ANAK PANAH

By Wanimbo Kenedy

Hari itu, Jumat 15 Agustus 2014 kurang lebih pukul 13:30 waktu Papua Barat, semua warga di pengungsian di Piet-River Kabupaten Lanny Jaya tersentak kaget mendengar sebuah letusan yang sangat besar seakan-akan membelah Bumi Lanny Jaya, semua warga pada panik sambil menatap dengan mata yang kosong saling bertanya ada apa gerangan,…………. ???

Ternyata Sebuah Panser Milik Polda Papua yang ditempatkan di Pirime, baru saja membumi hanguskan sebuah pondok yang terletak diatas gunung Yubibur desa Ilunggime yang dicurigai sebagai tempat/Markas sayap Militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), seiring dengan bunyi letusan muncullah desas-desus dan isue-isue yang tidak bertanggung jawab dimana, kepada Masyarakat diberitahukan bila Panser tersebut mampu menelang manusia hidup-hidup maka masyarakat yang masih awam secara spontan mengambil keputusan untuk berlari meninggalkan kampung halaman mereka, hingga berita ini disampaikan kepada halayak Pemda sedang mengupayakan untuk mengembalikan warga yang sedang mengungsi/ meninggalkan kampung karena ketakutan.

Perlu diketahui oleh kita semua bahwa Duka Masyarakat Pirime sudah tak berujung,.. Air Mata terus Mengalir bagai Mata Air yang tak ada Hentinya,. Tokoh-tokoh Agama yang menempatkan diri sebagai NABI di Siang Bolong GAGAL TOTAL karena semua daya dan Upaya serta DOA yang dipanjatkan kepada TUHAN ternyata ditolak oleh Tuhan pula..

Kepada semua pemerhati Papua dimana saja berada, yang menyempatkan diri untuk membaca berita ini diharapkan untuk membantu lembaga-lembaga Nasional maupun Internasional guna menangani Pengungsi di Pirime Kabupaten Lanny Jaya.

 

Sumber : facebook.com/kobe.oser1/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s