LUKMEN Janjikan Dana Otsus 100 Persen untuk Kabupaten/Kota

Masyarakat Biak Nilai Kebijakan LUKMEN Sangat Luar Biasa

Calon Gubernur Papua nomor urut 1, Lukas Enembe bersama pendukungnya dalam rapat terbatas di Biak, Jumat (9/3). (dok papuaterkini.com)

Biak,   – Calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH menerangkan, visi misi Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera diusung dari tahun 2013 saat periode pertama dan hal itu dianggap perlu dilanjutkan pada periode kedua.

Dikatakan, 5 tahun memimpin rasanya tidak cukup karena memang masih banyak kebijakan anggaran dan teroboson pembangunan yang belum selesai sehingga perlu ada kelanjutan pembangunan di Papua. Baca lebih lanjut

Iklan

Masyarakat Biak Nilai Kebijakan LUKMEN Sangat Luar Biasa

Masyarakat Biak Nilai Kebijakan LUKMEN Sangat Luar Biasa

Calon Gubernur Papua Nomor Urut 1, Lukas Enembe, bersama Ketua Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II, Mathius Awoitauw bersama pendukung dalam rapat terbatas di Biak, Jumat (9/3). (Dok papuaterkini.com).

Biak,  -Jika sebelumnya melaksanakan kampanye tatap muka dengan mengunjungi beberapa pasar dan pasien di rumah sakit di Biak, Kamis (8/3), kini agenda selanjutnya calon Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP, MH melakukan kampanye dengan menggelar rapat terbatas bersama kader dan simpatisan Partai Koalisi Papua Bangkit Jilid II termasuk simpatisan LUKMEN di Pantai Nirmala Beach Biak, Jumat (9/3).

Dalam rapat terbatas kali ini cukup menarik, dimana hampir semua Tim Koalisi Papua Bangkit Jilid II tingkat Kabupaten Biak Numfor menyampaikan orasinya yang mana seluruhnya menilai kebijakan yang sudah dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal atau LUKMEN sangat luar biasa dirasakan hingga ke tingkat masyarakat. Baca lebih lanjut

Mahasiswa Uncen menolak MoU kampus dengan Polda

Mahasiswa Uncen saat berorasi di depan kampus waena – Jubi/David Sobolim.

Jayapura, – Ratusan Mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura, menolak memorandum of understanding (MoU) antara pihak kampus dengan kepolisian daerah Papua. Penolakan polisi masuk kampus itu dilakukan dengan cara memalang akses pintu masuk kampus.

 

“Penandatanganan antara Uncen dan Polda Papua tidak melibatkan BEM universitas dan fakultas maupun majelis perwakilan mahasiswa untuk dimintai pertimbangan,” kata Koordinator penolakan MoU Uncen Polda, Bayeam Keroman, saat berunjuk rasa di depan kampus Uncen di Waena Jayapura, Kamis, (8/3/2018). Baca lebih lanjut